Blogramadotnet

Beranda » Militer Dunia » Keberanian Hugo Chavez Pantas Diteladani

Keberanian Hugo Chavez Pantas Diteladani

Buka-Bukaan

  • 36,554 hits
Maret 2013
S S R K J S M
« Feb   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 418 pengikut lainnya


382301_532437456788175_1159799532_n

 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA–Hari ini dunia internasional dikejutkan dengan meninggalnya Presiden Venezuela Hugo Chavez, akibat penyakit kanker yang dideritanya.

“Dunia kehilangan salah satu sosok pemimpin negara yang berani dan tegas. Ia berjuang penuh totalitas untuk kepentingan rakyatnya. Chavez adalah pembela rakyat miskin di Venezuela sekaligus pelopor demokrasi sosialis dan integrasi Amerika Latin,” puji Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, Rabu (6/3/2013).

Hugo Chavez, menurut Fadli adalah salah satu dari pemimpin negara yang berani secara lantang meneriakkan anti imperialisme. Mengkritik secara keras globalisasi neoliberal serta kebijakan luar negeri Amerika Serikat di era Bush. Meski sebagian pihak di negara Barat tak menyukainya, namun rakyat Venezuela mencintainya.

“Hal ini terbukti atas percobaan kudeta militer atas Chavez yang terjadi tahun 2002. Ribuan rakyat Venezuela berunjuk rasa agar Chavez tetap dikukuhkan menjadi Presiden. Atas dukungan rakyat, akhirnya kudeta itupun gagal. Ini wujud begitu cintanya rakyat kepada pemimpinnya,” cerita Fadli.

Sikap tegas Chavez dalam membela hak rakyat miskin, Fadli menegaskan kembali, patut dicontoh. Ia berani mengambil resiko atas setiap kebijakan dan tindakannya. Itulah pemimpin.

Indonesia, katanya lagi, perlu pemimpin jujur, melayani dan kuat. Berani bersikap membela kepentingan rakyat. Berani bertindak menjaga kepentingan nasional tanpa ketakutan atas bayang-bayang kepentingan asing.

“Selamat jalan Hugo Chavez dalam peristirahatan yang damai dan abadi. Legacy mu menjadi teladan bagi sebagian orang yang mencintai kemerdekaan,” kata Fadli Zon.

—————-

Chavez Mengantar Negaranya Keluar dari Jurang Kemiskinan

TRIBUNNEWS.COM, CARACAS – Hugo Rafael Chavez Frias, atau yang dikenal sebagai Hugo Chavez, dinilai memiliki banyak jasa terhadap negaranya, salah satunya adalah memimpin negaranya keluar dari jurang kemiskinan.

Menurut statistik yang dimiliki oleh Bank Dunia, prosentase jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan di Venezuela menurun dari puncaknya di tahun 2003, yaitu 62% menjadi 29% di tahun 2009.

Sementara jumlah orang buta huruf di Venezuela, juga turun dalam periode enam tahun antara 2001 dan 2007, dari 7% menjadi 5%.

Chavez menjabat sebagai Presiden Venezuela, dari tahun 1999 hingga akhir hayatnya di hari Selasa (5/3/2013). Ia merupakan mantan pemimpin partai politik Gerakan Republik Kelima politik dari tahun 1997 hingga tahun 2007.

Di tahun 2007 ia menjabat sebagai pemimpin Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV). Chavez memimpin negaranya dengan ideologinya yaitu Bolivarianisme dan sosialisme abad ke-21, dimana ia fokus melakukan sejumlah perubahan di Venezuela.

Sejumlah perubahan yang terjadi Venezuela, yang merupakan bagian dari Revolusi Bolivarian, yaitu revisi konstitusi baru, partisipatif demokrasi dewan, nasionalisasi industri penting, meningkatkan anggaran kesehatan, dan pendidikan, dan program pengurangan masyarakat miskin.

Lahir dari sebuah keluarga kelas pekerja di Sabaneta, Barinas, Chavez memulai karirnya sebagai perwira tentara. Ketika merasa tidak puas dengan sistem politik di Venezuela, ia mendirikan gerakan bawah tanah 200 Bolivarian Revolusioner (MBR-200) pada awal tahun 1980 untuk menggulingkan pemerintah yang berkuasa saat itu.

Namun kudeta yang dilakukan oleh kelompoknya gagal menggulingkan rezim Presiden Carlos Andrés Pérez di tahun 1992, dan membuatnya harus merasakan dinginnya lantai penjara.

Setelah bebas dari penjara dua tahun kemudian ia mendirikan partai berhaluan sosial demokratis, dan terpilih sebagai presiden Venezuela pada tahun 1998. Ia kemudian meramu konstitusi baru yang memberikan porsi hak lebih banyak kepada kelompok masyarkaat terpinggirkan dan mengubah struktur pemerintah Venezuela.

Selama masa jabatan keduanya sebagai presiden, ia memperkenalkan sistem Misi Bolivarian, Dewan Komunal, koperasi, serta program reformasi tanah.

Pada tanggal 7 Oktober 2012, Chavez memenangkan pemilihan presiden negaranya untuk keempat kalinya, mengalahkan Capriles Henrique, dan terpilih untuk masa jabatan enam tahun.

Chavez merupakan seorang anti-imperialis, dan kritikus vokal faham neoliberalisme dan kapitalisme laissez-faire. Oleh karena pemikirannya yang revolusioner, Chavez menjadi musuh besar dari kebijakan luar negeri Amerika Serikat. (cnn/wikipedia)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blogramadotnet

Foto-foto Flickr

It is the Bokeh Time of Year :)

Checkered Passed

December

Lebih Banyak Foto
%d blogger menyukai ini: